Tanjung Bira Bulukumba , Sulawesi Selatan
Pantai Bira terletak di Tanjung Bira, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Lama perjalanan dari Makassar sekitar 6 jam. Dari rumah kami melewati rute: Makassar–Takalar–Jeneponto–Bantaeng–Bulukumba. Jalan lintas kabupaten ini sekaligus jalan lintas propinsi. Walau lintas propinsi, lebar jalan tidak terlalu besar. Ada yang tidak rata atau berlubang terutama jalan setelah keluar dari Jeneponto dan Bantaeng.
Menuju ke arah timur Sulawesi Selatan, terbentang pemandangan hijaunya sawah. Inilah sebagian dari lumbung padi utama di Indonesia Timur. Takalar malah dikenal penghasil jagung. Salah satu jagung yang banyak dijual di warung pinggir jalan namanya jagung pulut. Jagungnya empuk banget alias lembut. Tambah seger dimakan pake garam campur sambal.
Tiap masuk kabupaten, saya selalu penasaran dengan pusat kota kabupaten, about how they built the city. Dan biasalah, nyari toko camilan dan masjid besar buat sholat atau ke kamar kecil. Ditunggu kog gak masuk-masuk pusat kota Jeneponto yaa? Jarak pinggir kota dengan pusat kota rupanya panjang dan lama. dan di jeneponto ini kuliner yang terkenal adalah coto kuda di sekitar lampu merah (maaf lupa nama jalannya)
Baru setelah masuk Bantaeng terlihat laut. Pusat kota Bantaeng dibatasi langsung oleh laut dan gunung. Di Bantaeng bisa rehat sebentar neh, ada Resto lumayan bernama Aroma Laut, setidaknya ada ikan segar di sini. Bantaeng memiliki masterplan tentang ‘Waterfront City of Bantaeng’ yang bentuknya unik. dan di bantaeng anda bisa membeli yan khas dari daerah ini ialah garam yang sangat banyak dijual di pinggir jalan
Finally, masuk ke Bulukumba. Jalan berkelok naik turun mendekati Pelabuhan Bira yang waktu tempuhnya hampir 2 jam ke bira. Jalan aspal mulus melewati bukit, di bawah sudah laut biru. Diwarnai hijaunya pohon kelapa, pasir putih dan langit biru. Yang unik disini banyak kambing berkeliaran di jalan, halaman rumah penduduk, tepi pantai, sekitar penginapan,
Pelabuhan Bira sendiri adalah pelabuhan utama penyeberangan kapal ferry ke Pulau Selayar. Selain itu pintu masuk arus keluar masuk barang dan penumpang ke Bulukumba. Tapi gak kliatan ada banyak kapal barang bersandar disini. Aktifitas di pelabuhan cenderung sepi. Selain kapal ferry yang ngangkut penumpang menuju Pulau Selayar, kapal kecil nelayan dan kapal pengangkut barang, ada pula kapal pesiar phinisi yang disewakan.
selain terkenal dengan pantainya Bulukumba juga terkenal sebagai penghasil kapal phinisi nya yang dapat anda jadikan salah satu tujuan anda … anda dapat melihat how to make phinisi dari awal sampai akhir pembuatan dengan ritual2 unik… selain itu Bulukumba juga terkenal dengan desa Adatnya yaitu Kajang tapi saya belum pernah ke daerah ini jadi belum jelas
dan terakhir pantai Bira… pantai ini sangat terkenal dengan pasir putihnya yang halus pantai yang biru dan luas… penginapan sangat banyak ketika memasuki gerbang disebelah kiri dan kanan..tapi saya merekomendasikan penginapan yang paling ujung hampir mendekati pantai di sebelah kiri dr arah pintu masuk… semalam harga sewanya 150-250 ribu tergantung penawaran tempatnya lumayan lah … di pantai ini juga memiliki beberapa kapal,banana boat dan lain2 yanng bisa di sewa.. kalau mau diving silahkan ke dekat pulau liukau harga sewa nya 100 ribu kapal plus perlengkapannya 1 kapal itu bisa menampung 8-10 orang… akhir kata selamat menikmati :)



145
